Posted by : Migi Ruki Senin, 09 Juni 2014



    Seorang Gadis melihat keatas, menatap harapan panjang yang tergantung diangkasa. Sebuag pesan yang ia harap dapat terkirimkan ke langit, melalui sayap-sayap pesawat kertas. Tak tertulis dan tak pula terucap, tetapi tertuju kepada luasnya harapan diatas. Mungkin ini yang pertama, dan mungkin yang terakhir. Melalui lipatan kertas putih kosong itu,kesedihannya terlukis jelas. Kesepian yang terpancar dimatanya, yang menatap refleksi lautan angkasa luas tak berujung. Senyum kecil terlukis lewat dua bibir merah cherry tipis di wajah. Jari-jari lembut itu tergantung secarik kertas putih di ujungnya, yang terlipat rapi menjadi kapal terbang. Ia angkat tangan setinggi-tingginya, sebatas lengan dapat memanjang. Angin sejuk berhembus pelan, siap mengangkut sang kertas ke alamat tanpa tujuan.
    Perlahan tapi pasti, tangan kanan yang mengayun pelan, dan menjadi kuat ketika ujung pesawat siap melaju. Ini penerbangan tunggal, dngan tibuan harapan di kirim melalui sebuah kertas. Benda putih itu melayang secara abstrak di langit luas, tak tahu kapan ia kan berhenti. Mengira-ngira kapan ia kan jatuh, dan tak bangkit lagi. Tidak, cita-cita tak boleh berhenti diinginkan begitu saja. Ini permulaan. Selagi angin berhembus, tak ada kata berhenti tergambar di pikiran. Gadis itu tahu pasti, meyakinkan diri sendiri keinginan tang terlipat rapi yang sekarang sudah terbang.
    "Melayanglah teman kecil, sampaikan salam dan rinduku pada alam dan junjungan langit."

Story by : MigiRuki / Himawari Fa-chan

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Rainbow Planet - Gumi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -