Posted by : Migi Ruki
Senin, 09 Juni 2014
Perlahan tapi pasti, tangan kanan yang mengayun pelan, dan menjadi kuat ketika ujung pesawat siap melaju. Ini penerbangan tunggal, dngan tibuan harapan di kirim melalui sebuah kertas. Benda putih itu melayang secara abstrak di langit luas, tak tahu kapan ia kan berhenti. Mengira-ngira kapan ia kan jatuh, dan tak bangkit lagi. Tidak, cita-cita tak boleh berhenti diinginkan begitu saja. Ini permulaan. Selagi angin berhembus, tak ada kata berhenti tergambar di pikiran. Gadis itu tahu pasti, meyakinkan diri sendiri keinginan tang terlipat rapi yang sekarang sudah terbang.
"Melayanglah teman kecil, sampaikan salam dan rinduku pada alam dan junjungan langit."
Story by : MigiRuki / Himawari Fa-chan

